Aktivitas

Alat Bantu Dengar yang Diimpikan Reza 11 Nov

Alat Bantu Dengar yang Diimpikan Reza

Kata orang bahagia itu sederhana, sesederhana senyum Reza, siswa kelas 7 SMPLB (Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa) Purwokerto. Jumat (11/11) Reza diantar oleh ibunya, akan menjalani proses earmol cetakan telinga untuk alat bantu dengar (ABD) Reza.

Setiba di kantor Dompet Dhuafa Purwokerto, senyum Reza tidak pernah terhenti. Remaja tanggung ini terlihat bahagia akan mendapat ABD seperti yang di cita-citakannya. ABD ini merupakan infak/sedekah dari para donatur untuk program Peduli Tunarungu Indonesia.

ABD untuk setiap anak penerima manfaat program BTC tidaklah sama. Paling murah (dengan kualitas bagus) berkisar di angka 4,5 juta rupiah. Bagi keluarga Reza yang ayahnya sebagai sales alat rumah tangga dengan penghasilan tidak pasti ini, harga tersebut sangatlah mahal. Entah kapan mimpi memiliki ABD yang kualitas bagus itu terwujud.

Namun, sekarang Reza tidaklah bermimpi, dua pekan lagi setelah proses earmol cetakan telinga selesai, Reza akan memiliki ABD dengan kualitas yang bagus.

Sebelumnya, teman-teman reza sejumlah 4 anak tuna rungu sudah mendapatkan ABD dengan total donasi sekitar 25jt, karena ada satu ABD yang mencapai 9 juta rupiah.

Peduli Tunarungu Indonesia merupakan salah satu program kesehatan DD Jateng yang fokus untuk membantu anak-anak penyandang tunarungu. Programnya tidak hanya pemberian ABD. Namun, kedepan juga akan ada program pemberdayaan bagi mereka para penyandang tunarungu.

Program yang sudah direncanakan adalah pelatihan komputer dan desain grafis. Jadi, harapannya setelah mereka bisa mendengar, DD Jateng juga akan berikan penguatan untuk memupuk rasa percaya diri mereka dengan memberikan pembekalan keterampilan.

Sahabat, sudahkan kita mensyukuri nikmat Allah yang satu ini? Pendengaran?